RanyWaisya’s Blog

lakukanlah sesuatu yg bermanfaat bagi dirimu dan bagi orang lain

Memahami Masalah Seksual Remaja

Posted by ranywaisya pada Februari 19, 2008

Sebuah media nasional pernah melaporkan bahwa berdasarkan hasil penelitian Dinas Kesehatan di Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat, sepanjang tahun 2007, 30% pelajar Sukabumi telah melakukan seks bebas.Masih di daerah yang sama, ditahun 2007, dinas kesehatan Sukabumi kembali menemukan kasus baru dalam hal penyebaran virus HIV Aids, yakni sebanyak 44 kasus. Jumlah temuan kasus baru ini jauh lebih rendah dari jumlah temuan kasus baru pada tahun 2006 yang mencapai 94 kasus.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terhadap 2.880 remaja usia 15-24 tahun di enam kota di Jawa Barat pada 2002, juga menunjukkan angka menyedihkan. Sebanyak 39,65% dari mereka pernah berhubungan seks sebelum nikah.

Mengutip sebuah artikel yang pernah ditulis oleh Zainun Mu’tadin, SPsi., MSi. bahwa pada masa remaja rasa ingin tahu terhadap masalah seksual sangat penting dalam pembentukan hubungan baru yang lebih matang dengan lawan jenis.

Padahal pada masa remaja informasi tentang masalah seksual sudah seharusnya mulai diberikan, agar remaja tidak mencari informasi dari orang lain atau dari sumber-sumber yang tidak jelas atau bahkan keliru sama sekali.

Pemberian informasi masalah seksual menjadi penting terlebih lagi mengingat remaja berada dalam potensi seksual yang aktif, karena berkaitan dengan dorongan seksual yang dipengaruhi hormon dan sering tidak memiliki informasi yang cukup mengenai aktivitas seksual mereka sendiri.

Tentu saja hal tersebut akan sangat berbahaya bagi perkembangan jiwa remaja bila ia tidak memiliki pengetahuan dan informasi yang tepat.

Fakta menunjukkan bahwa sebagian besar remaja kita tidak mengetahui dampak dari perilaku seksual yang mereka lakukan, seringkali remaja sangat tidak matang untuk melakukan hubungan seksual terlebih lagi jika harus menanggung resiko dari hubungan seksual tersebut.

Karena meningkatnya minat remaja pada masalah seksual dan sedang berada dalam potensi seksual yang aktif, maka remaja berusaha mencari berbagai informasi mengenai hal tersebut. Dari sumber informasi yang berhasil mereka dapatkan, pada umumnya hanya sedikit remaja yang mendapatkan seluk beluk seksual dari orangtuanya.

Oleh karena itu remaja mencari atau mendapatkan dari berbagai sumber informasi yang mungkin dapat diperoleh, misalnya seperti di sekolah atau perguruan tinggi, membahas dengan teman-teman, buku-buku tentang seks, media massa atau internet.

Memasuki Milenium baru ini sudah selayaknya bila orangtua dan kaum pendidik bersikap lebih tanggap dalam menjaga dan mendidik anak dan remaja agar ekstra berhati-hati terhadap gejala-gejala sosial, terutama yang berkaitan dengan masalah seksual, yang berlangsung saat ini.

Seiring perkembangan yang terjadi sudah saatnya pemberian penerangan dan pengetahuan masalah seksualitas pada anak dan remaja ditingkatkan.

Pandangan sebagian besar masyarakat yang menganggap seksualitas merupakan suatu hal yang alamiah, yang nantinya akan diketahui dengan sendirinya setelah mereka menikah sehingga dianggap suatu hal tabu untuk dibicarakan secara terbuka, nampaknya secara perlahan-lahan harus diubah.

Sudah saatnya pandangan semacam ini harus diluruskan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan membahayakan bagi anak dan remaja sebagai generasi penerus bangsa. Remaja yang hamil di luar nikah, aborsi, penyakit kelamin, dll, adalah contoh dari beberapa kenyataan pahit yang sering terjadi pada remaja sebagai akibat pemahaman yang keliru mengenai seksualitas.

Mudah-mudahan kita dan seluruh keluarga dapat melihat lebih jernih seluk beluk dunia remaja, sehingga dapat menghindari berbagai kecenderungan buruk yang hadir dalam ruang keluarga. (perempuan)

6 Tanggapan to “Memahami Masalah Seksual Remaja”

  1. noki said

    yup benar banget tuh jangan sampe anak sd lihat p***o di internet karena bisa merusak jiwa dan mental mereka

    rany replay >>> sebenarnya mereka itu butuh pengetahuan, tapi karena tidak ada yang menjelaskan mereka mencoba untuk mencari sendiri tapi dengan cara yang salahšŸ˜¦ . Disini peran orangtua sangat dibutuhkan betul.

  2. Cabe Rawit said

    Mungkin benar, awalnya memang dari rasa ingin tahu, tapi setelah tahu terus ketagihan…:mrgreen:

    Selaen bekal pendidikan agama, pengetahuan mengenai seks juga harus disampaikan secara bijak disesuaikan ama tingkat usia. Afalagi sekarang akses informasi semakn mudah, termasup akses informasi mengenai seks…

    rany replay >>> akses informasi bisa digunakan siapa saja, sehingga sering disalah gunakanšŸ˜¦
    *apalagi anak dibawah umur*

  3. riojamil said

    good

  4. eva said

    ini jadi pelajaran bagi orang tua, agar lebih terbuka dan bijak sama anak. sudah tidak jamannya lagi remaja dianggap bawahan yang harus mengikutai apa kemauan orang tuanya, tapi jadikan mereka partner kita, sehingga mereka lebih terbuka terhadap orang tua.
    karna kunci keberhasilan dalam mendidik anak adalah saat dia berani terbuka dalam segala hal dengan orang tuanya, sehingga memudahkan orang tua mengontrol dan membimbingnya.

  5. abetnecho shofiwenda said

    orang tua adalah kunci keberhasilan dalam mendidik anak adalah saat dia berani terbuka dalam segala hal dengan orang tuanya, sehingga memudahkan orang tua mengontrol dan membimbingnya.olh karena itu membeerikan materi materi yang terbaik kepada si anak

  6. abetnecho shofi heseloh said

    Sudah saatnya pandangan semacam ini harus diluruskan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan membahayakan bagi anak dan remaja sebagai generasi penerus bangsa. Remaja yang hamil di luar nikah, aborsi, penyakit kelamin, dll, adalah contoh dari beberapa kenyataan pahit yang sering terjadi pada remaja sebagai akibat pemahaman yang keliru mengenai seksualitas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: