RanyWaisya’s Blog

lakukanlah sesuatu yg bermanfaat bagi dirimu dan bagi orang lain

Berhenti Merokok Tidak Dengan Permen Karet

Posted by ranywaisya pada Juni 23, 2009

Menurut sebuag penelitian yang diterbitkan dalam arsip Ilmu Kesehatan Internal, memulai menggunakan permen karet nikotin dalam usaha mengurangi setengah jumlah rokok yang dihisap pada 4 minggu sebelum tanggal yang ditargetkan untuk berhenti merokok tidak lagi efektif dibandingkan memulai penggantian nikotin pada hari berhenti merokok tanpa sebelumnya sedikit demi sedikit menguranginya.

Dr. Jean-Francois Etter, dari Universitas Genewa, Swiss, dan rekan-rekannya meneliti 314 orang dewasa yang sudah merokok paling tidak 15 rokok setiap harinya (dari rata-rata 23,7 rokok per hari).

Sekitar setengah dari subjek penelitian ditugaskan untuk menggunakan permen karet nicotine polacrilex (Nicorette) 4 minggu sebelum dan 8 minggu setelah tanggal yang ditargetkan untuk berhenti dan mengurangi jumlah rokok yang mereka hisap mencapai setengahnya sebelum hari yang ditargetkan. Subjek penelitian lainnya ditugaskan untuk menggunakan permen karet yang sama selama 8 minggu dimulai dari target hari mereka berhenti merokok dan diperintahkan untuk berhenti merokok secara tiba-tiba.

Kedua kelompok diberitahukan untuk mengunyah sampai 10 potong permen karet per hari. Tidak ada konseling tatap muka yang diberikan. Menurut Etter dan rekan-rekannya, “Angka penghentian merokok pada kedua kelompok tinggi, dan kedua kelompok mirip pada semua survey berikutnya.”

Delapan minggu berikutnya setelah target hari untuk berhenti, dilaporkan angka 4 minggu pemantangan 41,6 persen pada perokok yang memulai menggunakan permen karet nikotin lebih awal dan 44,4 persen pada mereka yang memulai menggunakan permen karet nikotin pada hari mereka berhenti, angka pemantangan merokok 20,8 persen dan 19,4 persen, masing-masing.

Berlawanan dengan harapan bahwa penurunan bertahap dalam merokok akan meningkatkan angka berhenti pada akhir program, para peneliti menemukan bahwa mereka yang berhenti secara tiba-tiba memiliki angka berhenti yang tinggi dibandingkan mereka yang secara bertahap mengurangi.

“Hal ini merusak strategi penghentian dan secara tidak langsung menyatakan bahwa penghentian yang tiba-tiba lebih efektif daripada penghentian secara bertahap, seperti yang disarankan oleh lain,”Etter dan rekan-rekannya memberi kesimpulan.

Hasil ini, mirip dengan penelitian sebelumnya yang menandakan bahwa penggunaan permen karet nikotin sebelum penghentian tidak secara signisikan menaikkan angka penghentian rokok. Hasil yang kontras, bagaimanapun, dengan penelitian sebelumnya dimana program sebelum berhenti dengan menggunakan tambahan selama 2 sampai 4 minggu lebih efektif dibanding program nikotin yang standar. (sumber)

4 Tanggapan to “Berhenti Merokok Tidak Dengan Permen Karet”

  1. Suyatno said

    Menurut sy sich orang mo sehat hrs bisa mengendalikan 2 Hal yaitu , Pikiran & makanan. Pikiran jgn sampai berat/stress krna klo pikiran kacau pasti da bagian tubuh kita yg lain ikut2an kacau, jantung jd deg2an, Jd Otak juga sumber utama dari penyakit, santai Tp serius hasil akhir kita serahkan kpd Allah.apa yg terjadi terjadilah hadapi dengan pikiran yg jernih dan santai.
    Makanan jgn over ada sate kambing 30 tusuk dihabisin semua?? cukup makan 5 s/d 10 dan Stop.duren walaupun banyak cukup 3 sampai 4 biji
    pokoknya semua yg terlalu itu kurang baik, kt nabi berhentilah sebelum kenyang.jadi bukan karena Rokok banyak lo orang merokok tp berumur panjang dan sehat..? Ok

  2. johan said

    Yang utama = adanya niat 😛

  3. kkaz said

    kok bisa nikotin jd permen, kan di bilang bahaya, kok masih emut nikotin, g mana sih?

  4. Zim said

    sudah 10 tahun Saya merokok,… mau berhenti susah amat yah,… tolong dunk.//

Tinggalkan Balasan ke kkaz Batalkan balasan